Minta APH Tertibkan Kenaikan Harga BBM, Dan Lidik Penyebab Kelangkaan Stok

Bolmong Raya Headline Mancanegara Terkini Terpopuler

KOTAMOBAGU,SULUTPOST-Masalah dugaan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBBU) di wilayah Kotamobagu, belakangan ini kian meresahkan warga.

Bahkan, kenaikan sepihak harga penjualan BBM jenis Pertalite yang dilakukan oleh depot pengisian dibeberapa tempat, terbilang sudah melambung tinggi.

Semisal harga biasa pembelian warga hanya Rp 12 ribu rupiah per liter botol, kini naik menjadi Rp 15 ribu rupiah per setiap liter botol. kondisi ini dinilai warga perlu ada penertiban dari Aparat Kepolisian.

Begitupun, selain faktor dugaan keterlambatan distribusi BBM yang masuk disejumlah SPBU, mencuat pula indikasi adanya oknum “nakal” yang sengaja melakukan penimbunan BBM bersubsidi, yang menyebabkan pihak depot secara otomatis menaikan harga sepihak diluar harga Het.

Modus ini disinyalir kuat, tak lain untuk meraup keuntungan lebih dengan menjual kembali Pertalite kepada masyarakat (pemilik depot) dengan harga yang tidak resmi. menyebabkan munculnya kenaikan sepihak yang terjadi disetiap depot penjualan/pembelian BBM.

Menanggapi situasi ini, Ketua Ormas LAKI Indra Mamonto, mendesak aparat penegak hukum, dapat melakukan penindakan dan pengawasan ketat dilapangan.

Dikatakannya, mengingat dampak domino dari kenaikan yang tidak resmi tersebut, berpotensi bisa menimbulkan gejolak ekonomi yang merugikan masyarakat.

“Jika benar terjadi kenaikan sepihak harga BBM, maka ini perlu dilakukan penertiban. sekaligus penyelidikan soal penyebab terjadinya kelangkaan BBM. padahal setau kami distribusi BBM jenis pertelite disejumlah SPBBU berjalan cukup baik. walaupun harus diakui sering pula terjadi kemacetan di jalan, akibat antrean kendaraan yang berlangsung panjang dan lama proses pelayanannya,”tandas indra Mamonto.(Donny)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *