Astaga Boss,,Leo Kebal Hukum, Ilegal Mining Di Perkebunan Potoladan Terus Beroperasi

Bolmong Raya Headline Mancanegara

KOTAMOBAGU,SULUTPOST-Kendati telah ada penegasan dari Kapolres Kotamobagu untuk menindaklanjut soal adanya aktivitas Pertambangan Emas Ilegal, di perkebunan Potoladan, Kecamatan Lolayan (Bolmong-red). namun hal itu belum memberikan kesadaran kepada pelaku ilegal untuk menghentikan kegiatan penambangan emasnya sebelum dilakukan penindakan hukum.

Bahkan Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Utara, Drs Franciscus Maindoka, ikut juga angkat bicara, dirinya menegaskan akan segera turunkan tim kelokasi guna memastikan informasi yang disampaikan oleh masyarakat, dan menghimbau kiranya masyarakat tidak melakukan kegiatan penambangan emas tanpa izin.

Alhasil bukannya kegiatan penambangan emas ilegal berskala besar tersebut berhenti, malah oknum pemodal yang akrab disapa Boss Leo, melalui kaki tangannya Boss Rolly, masih terus beroperasi dengan beberapa unit alat berat jenis excavator.

Ketua Ormas LAKI Bolmong Indra Mamonto, mengatakan, praktik ilegal mining ini segera dihentikan, dan siapa oknum pemodal yang mendanai, maupun pengelolah lapangannya harus  ditangkap, beserta lokasi pertambangan emas ilegal itu di policeline.

“Apapun alasannya, aturan jelas melarang adanya kegiatan ilegal. sehingga kegiatan penambangan emas itu harus dihentikan oleh Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum (APH),”pintah Indra Mamonto.

Lanjut Indra Mamonto, pada aktivitas penambangan emas ilegal disana, berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat, kuat dugaan dikendalikan oleh salah satu oknum pengusaha asal Kota Tomohon.

“Hasil investigasi kami dilapangan, diduga kuat pemodalnya asal Tomohon dan akrap dipanggil Boss Leo. tapi yang mengendalikan lokasi adalah Boss Rolly,”beber Ormas LAKI Bolmong.

Iapun mendesak Kapolres Kotamobagu dapat menindaklanjuti dan hentikan kegiatan penambangan emas ilegal di lokasi perkebunan Potoladan.

“Minta APH hentikan kegiatan ilegal mining tersebut. jangan sampai terjadi pembiaran dan berpotensi melahirkan bencana akibat kerusakan lingkungan yang terjadi,”tandasnya.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *