15 Bulan Welly Titah Pimpin Talaud, PAD Naik 53%, Ekonomi Tumbuh Positif

Advertorial Headline Nusa Utara Terkini Terpopuler

 

TALAUD SULUT POST – Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, bersama Wakil Bupati Anisya Gretsya Bambungan, kini telah memimpin lebih dari satu tahun. Dilantik pada 20 Juni 2025, kepemimpinan mereka ini memasuki bulan ke-15 per akhir September 2026, dengan mencatatkan capaian nyata mewujudkan visi “Talaud yang Bermartabat, Religius, Maju, dan Sejahtera” di wilayah perbatasan utara Indonesia.

Sejak Pasangan Wakil dan Wakil Bupati ini memimpin Talaud, pertumbuhan ekonomi Talaud mencapai 5,19 persen, disertai kenaikan Indeks Pembangunan Manusia dari 72,83 menjadi 73,68 poin, serta penurunan angka kemiskinan ekstrem dan tingkat pengangguran yang tetap terjaga di 3,40 persen.

Penyaluran bantuan pangan berupa 218 ton beras dan 43.728 liter minyak goreng menjangkau 10.932 Keluarga Penerima Manfaat di 153 desa dan kelurahan, turut menekan laju inflasi.

Di sektor keuangan daerah, Pendapatan Asli Daerah melonjak 53,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Digitalisasi transaksi pemerintah daerah mencapai 98 persen, sehingga Talaud meraih penghargaan Digital Tax Champion Award 2025.

Pemerintah juga berkomitmen mengelola keuangan secara transparan dan menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK RI.

Pemulihan pasokan listrik diperkuat dengan masuknya mesin tambahan berkapasitas 2 MW pada Agustus 2026, diiringi pemangkasan jaringan sepanjang 412 km guna mengurangi gangguan.

Dari sektor perumahan, Talaud berhasil mengamankan alokasi 566 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya untuk tahun 2026, setelah sebelumnya nihil yang mendapat apresiasi langsung dari Kementerian PUPR.

Sinergi dengan TNI dan Pemerintah Provinsi juga menghasilkan perbaikan jembatan, jalan, sekolah, rumah ibadah, sarana air bersih, serta pembangkit mikrohidro.

Untuk mengangkat ekonomi masyarakat, Welly Titah mendorong hilirisasi komoditas unggulan seperti kelapa yang mencakup lahan 26.181 hektar, serta menandatangani kerja sama strategis dengan Bank SulutGo guna memutus rantai perantara dan menjamin harga adil bagi nelayan. Gerakan Pangan Murah secara rutin digelar untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok.

Dalam pengawasan pelayanan, Bupati turun langsung melakukan inspeksi mendadak ke gudang penyimpanan bantuan pangan dan memastikan setiap kemasan beras mencapai 10,04 kilogram — di atas standar yang ditetapkan.

Meski masih menghadapi tantangan konektivitas antarpulau serta percepatan investasi dan hilirisasi, Welly Titah menegaskan Talaud bukan daerah terpinggirkan, melainkan etalase terdepan kedaulatan Republik Indonesia. “Kita bekerja untuk menjadikan Talaud bangkit, mandiri, dan dihormati,” ujarnya.

Lebih dari satu tahun kepemimpinan ini menjadi bukti bahwa dengan tata kelola bersih, sinergi kuat, dan fokus pada potensi lokal, wilayah perbatasan mampu tampil sebagai contoh pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. (Adv/Jetmal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *