SULUTPOSTonline, TOMOHON – Pasar Tradisional Wilken Tomohon Provinsi Sulawesi Utara menghasilkan sekitar 5 ton Sampah setiap hari. Terkait itu, pemerintah Kota Tomohon akan mengubah sampah tersebut menjadi pupuk organik yang sangat bermanfaat untuk pertanian.
Hal itu dikemukakan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Tomohon John Kapoh, SS, M.Si dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi SOHIB yang digelar di Kantor PD Pasar Tomohon pada Rabu (07/10/2026).
“Nantinya sampah di pasar ini akan dipilah dalam 3 wadah sebelum diangkut di tempat pengolahan. Untuk sampah plastik disiapkan tong, sampah organik di trasbek. Sementara sampah residu langsung dibawa ke TPA,” ungkap Kapoh.
Lanjutnya, untuk lebih menajamkan program, pihaknya akan segera mensosialisaikannya kepada para pedagang dan petugas lapangan PD Pasar.
“Tentunya juga, para petugas kebersihan akan disiapkan perlengkapan yang memadai untuk mengoptimalkan rencana ini,” tambah Kapoh.
Sementara itu, Staf Khusus (Tenaga Ahli) Wali Kota Tomohon Bidang Lingkungan Hidup Jemmy Makasala mengapresiasi program ini.
“Masalah sampah adalah isu global. Jadi siapa yang terlibat dalam penanganan sampah, berarti sudah ambil bagian dalam kampanye penyelamatan bumi,” kata Makasala.
Turut hadir dalam acara tersebut, jajaran mejemen PD PASAR Tomohon, para staf DLHD Tomohon, perwakilan Dinas Pertanian Tomohon dan perwakilan para pedagang Pasar Wilken Tomohon. (Joppy Wkr)
