Ini Penegasan Ketua APRI Boltim, Meluruskan Issue Pencatutan Nama Dan Permintaan Uang

Bolmong Raya Headline Terkini Terpopuler

BOLTIM,SULUTPOST-Ketua Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menegaskan, bahwa tidak ada pencatutan nama Direskrimsus, maupun Kapolres Boltim, serta tidak ada permintaan uang kepada pengusaha tambang emas di Tobongon, Kecamatan Modayag (Boltim-red).

Demikian hal ini ditegaskan oleh Ketua APRI Boltim Hendra Abarang S.Hut, pada awak media, Rabu (31/12/25).

Dalam Keterangan Persnya, Ketua APRI Boltim menyampaikan, terkait adanya pemberitaan sepihak dari salah satu media online, yang memberitakan bahwa Kapolres Boltim diduga melakukan pemerasan “Ratusan Juta”, kepada para pengusaha tambang, di Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Bolaang Mongondow Timur, itu tidaklah benar.

“Kami tegaskan bahwa berita tersebut “Bohong dan Tidak Benar”. sebab, Kapolres selaku penanggung jawab wilayah, melakukan pemasangan Policeline, karena ada gangguan Kamtibmas dan konflik antara penambang,”tegas Ketua APRI Boltim Hendra Abarang.

Ia menjelaskan bahwa, ketika situasi dinilai kondusif dan berdasarkan hasil evaluasi, maka dilakukan langkah lanjutan sesuai prosedur. sehingga, tidak ada kaitannya dengan uang, atau penyerahan uang, maupun kepentingan pribadi.

“Tidak ada penyerahan uang, dan tidak ada yang menerima uang, olehnya, soal kabar bahwa ada permintaan uang, itu tidak benar, dan Direskrimsus Polda Sulut juga tidak pernah menyuruh atau memerintahkan setoran uang ratusan juta itu.”jelas Ketua APRI Boltim meluruskan berbagai issue yang beredar.

Seraya menghimbau, agar masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, terlebih isu sensitif yang berpotensi menciptakan kegaduhan dan merusak kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.imbaunya

(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *