TALAUD SULUT POST – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud terus menunjukkan komitmen tinggi dalam menuntaskan krisis kelistrikan di wilayah perbatasan. Sebagai tindak lanjut konkret dari rapat koordinasi di Makassar pada 19 Januari lalu, Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud Anisya G. Bambungan, S.E, bersama jajaran Forkopimda menyambangi Kantor Pusat PT PLN (Persero) di Jakarta pada Selasa (3/2/2026).
Pertemuan strategis yang berlangsung di Ruang Brantas ini bertujuan untuk memastikan seluruh komitmen percepatan yang telah dibahas sebelumnya di tingkat wilayah dapat segera dieksekusi oleh manajemen PLN di tingkat pusat.
Langkah ini diambil guna mengawal secara ketat update progres penyelesaian proyek PLTU Talaud berkapasitas 2×3 MW yang menjadi tumpuan harapan masyarakat. Jika pada pertemuan sebelumnya di Makassar Pemda dan PLN UIP Sulawesi berfokus pada pemetaan teknis lapangan, maka pertemuan di Jakarta ini lebih menekankan pada kebijakan strategis dan dukungan operasional dari jajaran EVP dan VP PLN Pusat.
Hal ini dilakukan agar kendala-kendala administratif maupun teknis yang selama ini menghambat pembangunan infrastruktur kelistrikan di Bumi Porodisa dapat segera teratasi tanpa penundaan lebih lanjut.
Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati yang didampingi langsung oleh Ketua DPRD Engelbertus Tatibi, Kapolres AKBP Arie Sulistyo Nugroho, Kajari Edwin I Beslar, dan Dandim Letkol Inf Yanuar Yudistira mempertegas sinergitas antarunsur pimpinan daerah.
Forkopimda berkomitmen penuh menjamin stabilitas keamanan dan dukungan hukum agar proyek strategis ini berjalan lancar di lapangan. Kehadiran formasi lengkap ini menjadi sinyal kuat bagi pihak PLN bahwa pemerintah daerah memberikan jaminan sosial dan keamanan demi kelancaran pembangunan infrastruktur energi yang sangat krusial bagi hajat hidup orang banyak.
Menanggapi keseriusan tersebut, pihak PLN yang diwakili oleh EVP PPP Djoko Nugroho beserta jajaran manajemen terkait menyambut baik langkah proaktif Pemda Talaud. PLN berkomitmen untuk terus memacu pengerjaan fisik dan sinkronisasi sistem agar keandalan listrik di wilayah Kepulauan Talaud meningkat secara signifikan.
Dengan adanya pengawalan ketat secara maraton dari Makassar hingga ke Jakarta, diharapkan operasional PLTU 2×3 MW ini segera terealisasi guna mengakhiri ketergantungan pada pembangkit diesel dan menjadi mesin penggerak roda ekonomi di ujung utara Indonesia. (Jetmal)
