Dua Ormas Besar Sulut, LBI Dan MI Tampil All Out, Kawal Safari Dakwah Ustadz Abdul Somad Di BMR

Bolmong Raya Headline Mancanegara Provinsi Sulut Terkini Terpopuler

BMR,SULUTPOST-Masyarakat Sulawesi Utara, lebih khusus Bolaang Mongondow Raya (BMR) memberikan apresiasi atas kolaborasi dua ormas besar di Sulut. yaitu, Laskar Bogani Indonesia (LBI) dan Manguni Indonesia (MI).

Pasalnya, ditengah munculnya aksi penolakan kunjungan safari dakwah Ustadz Prof Abdul Somad di Provinsi Sulawesi Utara, yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan ormas pula, tapi kali ini berbanding terbalik dengan sikap yang ditunjukan oleh ormas Laskar Bogani Indonesia (LBI) dan ormas Manguni Indonesia (MI).

Kedua Ormas besar ini, tampak dalam beberapa hari terakhir ini, menurunkan personel anggotanya, ikut terlibat All Out membantu penitia untuk menjaga dan mengawal kedatangan ulama besar Ustadz Prof Abdul Somad di tanah totabuan Bolaang Mongondow Raya (BMR), Provinsi Sulawesi Utara.

Kondisi ini memantik perhatian masyarakat, apresiasi pun siliberganti terucap. tak hanya dari kalangan masyarakat muslim, melainkan masyarakat non muslim juga ikut memberikan suport. mereka menilai apa yang ditunjukan kedua ormas besar tersebut, cermin persaudaraan dan tolerasi yang tinggi di tanah Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Seperti yang disampaikan oleh tokoh masyarakat BMR, Hi. Buya Yusuf Mooduto S.sos, bahwa slogan “Torang Semua Basudara” yang dilahirkan di era Mantan Gubernur Sulut bapak Jenderal (Purna) E.E. Mangindaan, adalah nilai persatuan di tengah keberagaman Suku, Agama dan Budaya.

“Pastinya keterlibatan kedua ormas besar tersebut baik LBI dan MI, melambangkan cinta kasih serta kebersamaan yang kuat, inilah contoh yang patut ditelandi oleh yang lain. Kalau ditanya masih adakah ‘Toleransi’ maupun slogan ‘TORANG SEMUA BASUDARA’ di Sulawesi Utara, maka jawabannya ada. Tapi itu mungkin hanya ada di Tanah Totabuan BMR,” ucapnya.

Seraya menghimbau dan mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, mari menjaga Kantibmas, bahu membahu, perkuat kebersamaan, karena nilai dari sebuah kehidupan hanyalah kedamaian. jangan mudah terprovokasi, serta saling mendukung dalam berbagai kegiatan keagamaan, suku maupun budaya. kita semua harus menunjukan bahwa di tanah totabuan “Toleransi’ dan slogan ‘Torang Semua Basudara’ masih terawat dengan baik, serta jauh dari perpecahan. inbaunya.

(Wartawan; Lucky Lasabuda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *