DPRD Sangihe Gelar Rapat Paripurna Istimewa Peringati HUT ke-601 Kabupaten Kepulauan Sangihe

Nusa Utara

SULUTPOST, Sangihe — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-601 Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan berlangsung khidmat di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Peringatan HUT ke-601 tahun ini mengusung tema “Pempahuliage su ralungu alamate kakendag’i ghenggonalangi” yang bermakna bersukacitalah dalam berkat dan rahmat Tuhan. Tema tersebut diharapkan mampu memperkokoh persatuan dan kesatuan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Sangihe yang lebih sejahtera dan berbudaya.

Rapat Paripurna Istimewa dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ferdy Sondakh, SE, didampingi Wakil Ketua I Risald P. Makagansa dan Wakil Ketua II Marvein Hontong.

Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara Christiano Talumepa, SH, MH, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, SE, MM, Wakil Bupati Tendris Bulahari, jajaran Forkopimda Sangihe dan Sulawesi Utara, Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Cherry Shandyca Thungari Soeydenus, Sekretaris TP PKK Agnes Bulahari Walukow, Komisaris Utama Bank SulutGo Ramoy Markus Luntungan, Asisten Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Sitaro Ir. Novia Tamaka, anggota DPRD Sangihe, pimpinan OPD, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Ferdy Sondakh menegaskan bahwa peringatan 601 tahun terbentuknya Kabupaten Kepulauan Sangihe merupakan momentum penuh nilai sejarah dan perjuangan para pendiri daerah.

Semangat tersebut, kata dia, senantiasa terpatri dalam jiwa masyarakat Nusa Utara yang menyatu dalam semboyan Somahe Kai Kehage, yang bermakna semakin besar tantangan yang dihadapi, semakin gigih pula usaha untuk menghadapinya dengan memohon kekuatan dari Tuhan.

Ia juga menyinggung sejarah awal berdirinya wilayah Kepulauan Sangihe dan Talaud yang berakar dari Kerajaan Tampungang Lawo pada tahun 1425, di bawah kepemimpinan Raja Kulano Gumansalangi, sebagai peletak dasar pemerintahan dan wilayah kekuasaan yang pada masanya membentang hingga Mindanao, Filipina Selatan, serta Bolaang Mongondow.

“Perjalanan sejarah ini menunjukkan keberanian dan ketangguhan para pendahulu kita dalam mempertahankan wilayah Sangihe dan Talaud. Hal ini membentuk karakter masyarakat Sangihe yang dikenal pemberani, pekerja keras, tulus dalam persahabatan, dan teguh menghadapi tantangan,” ujarnya.

Ferdy Sondakh menambahkan, momentum hari lahir daerah harus menjadi refleksi bersama untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nusa Utara. Ia juga menegaskan komitmen DPRD untuk terus mendukung kebijakan pemerintah daerah meskipun di tengah keterbatasan anggaran.

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025, di antaranya peringkat tiga terbaik pelayanan KB metode kontrasepsi jangka panjang se-Sulawesi Utara, peringkat empat kualitas pelayanan administrasi kependudukan dengan opini terbaik dari Kementerian Dalam Negeri, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, peringkat pertama North Sulawesi Investment Challenge (NSIC), penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (Swasti Saba), Anugerah Mapalus Pendidikan Sulawesi Utara, serta penghargaan Universal Health Coverage kategori Madya terbaik se-Sulawesi Utara.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan hari lahir daerah merupakan momentum reflektif untuk mengenang perjalanan panjang sejarah Kepulauan Sangihe sekaligus meneguhkan jati diri sebagai daerah kepulauan dan wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa dalam kurun satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari, arah pembangunan daerah difokuskan pada visi dan misi Sapta Membara yang diterjemahkan secara bertahap melalui kebijakan dan program strategis, termasuk program 100 hari kerja OPD sebagai fondasi penguatan penyelenggaraan pemerintahan.

“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah daerah tetap berupaya melaksanakan pembangunan melalui perencanaan yang cermat, pengelolaan yang akuntabel, serta sinergi lintas sektor, khususnya pada sektor infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas layanan publik,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe atas sinergi dan kemitraan yang terjalin baik, serta kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Forkopimda, lembaga perbankan, perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh adat, komunitas pemuda, dan seluruh masyarakat Kepulauan Sangihe atas dukungan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Menutup sambutannya, Bupati Michael Thungari berharap momentum peringatan HUT ke-601 ini menjadi penguat tekad seluruh elemen masyarakat untuk terus melangkah maju, menjaga kebersamaan, serta membangun Kepulauan Sangihe dengan semangat bersukacita dalam berkat dan rahmat Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *