Minta Tipikor Lidik 1,7 Miliar, Proyek Balai Latihan Kerja (BLK) Di Bolmong

Bolmong Raya Headline Terkini Terpopuler

BOLMONG,SULUTPOST-Pembangunan Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) yang dibandrol sebesar Rp 1,7 Miliar, di Bolaang Mongondow (Bolmong), jadi sorotan masyarakat.

Pasalnya, memasuki akhir tahun yang tinggal beberapa hari ini, pekerjaan  proyek BLK tersebut, berpotensi besar tidak tuntas.

Ketua Ormas Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Bolaang Mongondow, Indra Mamonto, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), dapat melakukan penyelidikan, atas kondisi realisasi fisik proyek BLK.

“Kami minta Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bolmong, turunkan tim guna melakukan penyelidikan serta memanggil pihak pelaksana dalam pekerjaan yang dimaksud,”pintah Ormas LAKI.

Bahkan kata Indra Mamonto, berdasarkan hasil pantauan lapangan, batas waktu pekerjaan tersebut telah berakhir sesuai apa yang tercantum dalam dokumen kontrak.

“Data yang kami kantongi, bahwa pekerjaan itu dimulai sejak 2 September 2025, dengan masa waktu 100 Hari Kalender (HK). jika dirunut posisi memasuki akhir Desember 2025 saat ini, maka telah diberikan perpanjangan waktu. tapi justru belum juga tuntas,”bebernya.

Seraya menambahkan, Tipikor perlu memangil Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), untuk mempertanggungjawab kondisi realisasi fisik yang belum selesai itu maupun kebijakan proses penambahan waktu yang diberikan kepada pihak perusahan (pelaksana).

“Minta Tipikor turunkan tim audit dalam penyelidikan, agar dapat diketahui volume keseluruhan sesuai batas waktu yang tercantum dalam kontrak kerja, dan apakah diterapkan denda atas keterlambatan penyelesaian.”tandas Ketua Ormas LAKI Bolmong Indra Mamonto, Jumat, 26 Desember 2025.

Sementara itu, Kadisnaker Bolmong yang juga Plt Asisten II Renti Mokoginta ketika dikonfirmasi, membenarkan bahwa telah dilakukan penambahan waktu selama 13 hari.

Dikatakan Renti Mokoginta, bahwa diupayakan penyelesaian pekerjaan itu berakhir di akhir tahun 2025.

“Iya kami akan upayakan selesai akhir tahun ini. “jawabnya singkat melalui via tlp.

Diketahui, proyek pembangunan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) yang dikelolah oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Disnakertrans) tersebut, dikerjakan oleh CV JUANG RUANG, bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2025.

Realisasi dari pekerjaan pembangunan gedung BLK itu, saat ini belum selesai. tanpak pihak pelaksana masih melakukan proses pengecetan badan bangunan bagian luar. sementara bagian dalam pada item pekerjaan lainnya, belum tuntas.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *