MANADO,SULUTPOST-Dr. Merson Simbolon, SE, Ak, MBA, M.Si, resmi ditetakan oleh PWI Pusat sebagai salah satu bakal calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara, masa bakti periode 2026-2031.
Merson Simbolon saat ini diketahui menduduki jabatan selaku Sekretaris PWI Sulawesi Utara, mendampingi Ketua PWI Drs. Voucke Lontaan.
Seiring waktu berjalan, dirinya memastikan diri untuk ikut bertarung dalam kompetisi Pemilihan Ketua PWI Sulawesi Utara, menggantikan posisi kepemimpinan Voucke Lontaan, yang akan berakhir tahun 2026 ini.
Merson adalah sosok yang tidak asing lagi di keluarga besar PWI. Sebelumnya, beliau menduduki Wakil Ketua Bidang Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia Sulawesi Utara. kemudian melihat kepiawaiannya menjalankan organisasi, ia pun dipercayakan menjabat sebagai Sekretaris PWI Sulut.
Bahkan, Dr Merson Simbolon, salah satu yang telah meraih sertifikat Utama dari Dewan Pers, ia juga lulus tes menjadi Penguji dalam kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI.
Merson sering ditunjuk sebagai penguji dalam Uji Kompetensi Wartawan yang diselenggarakan disejumlah daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Indonesia
Merson Simbolon salah satu Lulusan terbaik Doktor ilmu Manajemen Universitas Samratulangi Manado.
ia juga satu-satunya dari PWI Sulut yang mengikuti pendidikan di Lemhanas RI, meneliti tentang peran uji kompetensi wartawan (UKW) dalam menghasilkan karya jurnalistik yang dapat menjaga Persatuan Indonesia.
Alhasil, Merson sukses meraih penghargaan PCNO (Press Card Number One) dari PWI Pusat. Dimana PCNO adalah penghargaan tertinggi bagi wartawan profesional dengan kompetensi dan integritas tinggi.
Sementara itu, Sekretaris PWI Bolmong Lucky Lasabuda, mengatakan, PWI Sulut butuh figure yang memiliki latarbelakang pendidikan Sumber Daya Manusia (SDM), maupun pengalaman organisasi yang mumpuni. karena rata-rata anggota PWI di Sulawesi Utara, baik itu yang ada di Kabupaten/Kota, jam terbangnya cukup baik. maka diperlukan kepemimpinan yang paripurna dalam memimpin organisasi besar ini.
“Pastinya disamping SDM nya bagus, pengalaman organisasi dan prestasi menjadi dasar yang kuat dalam memimpin PWI Sulut. paling tidak setiap calon memiliki ide dan gagasan yang dikemas melalui program untuk 5 tahun kedepan serta bisa membawah PWI lebih baik dari hari ini. sehingga kompetensi itu akan menjadi salah satu pertimbangan dari para pemilih nantinya,”ucap Lasabuda.
Namun kata Lucky Lasabuda, dari 4 calon yang sudah ditetapkan oleh PWI Pusat, semuanya memiliki rekam jejak yang cukup bagus, maka tinggal tergantung komunikasi alias loby-loby kepada para pemegang mandat suara. karena pemegang mandatlah yang akan menentukan siapa yang layak memimpin PWI Sulawesi Utara.
Seraya berharap pelaksanaan konfrensi PWI Sulut yang telah dijadwalkan pada 31 Maret 2026 ini, bisa berjalan dengan baik, dan jauh dari issue rasis. hal ini ujar Lasabuda, untuk menjaga marwa PWI agar tetap baik, maupun meminimalisir dampak jangan sampai terkotak-kotak, hanya karena perbedaan sikap saja.
Data yang berhasil dirangkum wartawan, ada 4 (empat) bakal calon kuat yang ikut bertarung dalam kompetisi pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara. dan 3 (tiga) bakal calon DKP PWI. diantaranya sebagai berikut;
1. Faruk langaru, memenuhi syarat
2. John Wesley Paransi, memenuhi syarat
3. Dr. Merson Simbolon, memenuhi syarat
4. Sintya NC Bojoh, memenuhi syarat
Sementara itu, untuk 3 (tiga) bakal calon DKP PWI Sulawesi Utara, diantaranya adalah;
1. Fernandus Y.Adam, memenuhi syarat
2. Ramon D Wowor, memenuhi syarat
3. Satrin Lasama, memenuhi syarat
(Wartawan; Donny)

