BOLMONG,SULUTPOST-Keberhasilan Satuan Reskrim Kepolisian Polres Bolaang Mongondow dalam mengungkap berbagai kasus pidana, maupun kasus korupsi diwilayah hukumnya, tuai Apresiasi dari berbagai kalangan.
Pasalnya, Satuan Reskrim Polres Bolmong tercatat salah satu Polres yang banyak meraih capaian prestasi baik, dalam segi laporan penanganan kasus. dimana Polres Bolmong termasuk salah satu dari 15 Kabupaten/Kota, yang menduduki posisi terbaik.
Namun hal tersebut bukan menjadi ukuran mutlak untuk seseorang bisa bertahan pada posisi jabatan yang didudukinya, dan jauh dari kata mutasi. terbukti, Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP Marny Stefanus Mentu S.I.P, walaupun ia menoreh berbagai capaian baik dalam kinerja penanganan kasus, tapi namanya masuk dalam daftar mutasi di Kepolisian Polda Sulawesi Utara.
Menanggapi hal ini Ketua Dewan Pimpinan Daerah Laskar Anti Korupsi Indonesia (DPD LAKI) Sulawesi Utara, Firdaus Mokodompit, menyayangkan adanya kabar mutasi Kasat Reskrim Polres Bolmong tersebut.
Menurutnya, kinerja Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP M.S. Mentu S.I.P, cukup baik dan patut diberikan apresiasi dalam penanganan kasus perkara. apa lagi, ada beberapa kasus besar yang saat ini lagi bergulir di Polres Bolmong, dan prosesnya sudah masuk tahap Penyelidikan (Lidik) dan penyidikan (Sidik).
“Ya…kami berharap proses mutasi ini murni dalam peningkatan karir, dan bukan dikarenakan soal pengungkapan kasus-kasus korupsi besar yang menonjol di Bolaang Mongondow. karena setau kami ada beberapa kasus besar lagi bergulir di Polres Bolmong, dan tiba-tiba Kasat Reskrim masuk daftar mutasi “ucap Firdaus Mokodompit
Dikatakan Firdaus, ada tiga kasus besar yang cukup menonjol diungkap Satuan Reskrim Polres Bolmong. diantaranya, Kasus Pertambangan Emas Ilegal yang menyeret salah satu oknum pemodal asal Jakarta, dan sudah masuk tahap penyidikan (Sidik), dengan barang bukti yang berhasil diamankan. yaitu, 3 (tiga) unit alat berat jenis Excavator, dan beberapa bukti lainnya dari hasil proses penindakan hukum yang dipimpin AKP M.S.Mentu .S.I.P.
Kemudian dugaan kasus Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar. yang diduga BBM tersebut berasal dari Pertamina untuk di distribusikan ke beberapa wilayah di BMR, dengan barang bukti yang berhasil diamankan saat itu adalah tiga mobil tangki pertamina bermuatan puluhan ribu BBM.
Selanjutnya, dugaan kasus korupsi dana hiba Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bolaang Mongondow yang diberbandrol Rp 42 miliar sekian untuk Pilkada Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024.
“Memang kami juga kaget mendapatkan informasi bahwa Kasat Reskrim Polres Bolmong dimutasi. padahal kata Firdaus, bersangkutan lagi getol-getolnya dalam pengungkapan berbagai kasus korupsi besar di Kabupaten Bolaang Mongondow. anehnya kok bisa dimutasi, apakah ini tidak mempengaruhi proses penanganan hukum atas kasus yang lagi diusutt tersebut “tanya Firrdaus.
Iapun menegaskan, bahwa akan mengawal kasus-kasus tersebut sampai tuntas. dan berharap penanganan beberapa kasus ini jauh dari manuver permainan busuk para elit.
“Jabatan Kasat Reskrim boleh berganti, tapi kasus yang sudah bergulir, maupun barang bukti yang berhasil diamankan, tetap akan kami kawal untuk dituntaskan oleh pejabat yang baru. jika kemudian ada indikasi penanganan kasus ini berhenti, maka kami siap menggelar aksi demo untuk meminta bapak Kapolri dan bapak Kapolda menseriusi penyelesaian kasus tersebut untuk dituntaskan,”tegas Ketua DPD LAKI Sulawesi Utara, Firdaus Mokodompit.
Senada juga dikatakan oleh aktivis BMR Muttu Mokoginta, bahwa semestinya orang-orang yang memiliki kompetensi seperti itu patut dipertahankan. terlebih ada beberapa kasus besar yang lagi di bidik saat ini.
“Prinsipnya mutasi itu hal biasa, dan keputusan itu kami hormati. akan tetapi, perlu juga dilihat kinerja dari orang yang menduduki jabatan itu baik atau tidak. bekerja atau tidak. seperti halnya, dalam penanganan kasus pidana. nahh,,ketika bersangkutan lagi fokus pengungkapan kasus, lantas tiba-tiba namanya masuk dalam daftar mutasi, ini juga menjadi pertanyaan besar, apakah perkara-perkara hukum yang ditangani oleh pejabat lama sebelumnya bisa tuntas sesuai ekspetasi yang diharapkan,” tandas Aktivis BMR Muttu Mokoginta.
Seraya berharap Kepemimpinan Kasat Reskrim yang baru, dapat menyelesaikan tunggakan kasus-kasus lama yang belum tuntas diselesaikan oleh pejabat lama karena telah dimutasi. sehingga tidak menimbulkan spekulasi atau penilaian negatif atas keputusan mutasi tersebut.harapnya.
Perlu diketahui kabar soal mutasi Kasat Reskrim Polres Bolaang Mongondow ini, menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat.
Pasalnya, selama dirinya bertugas di Polres Bolaang Mongondow, banyak hal positif yang dilakukannya. baik segi pelayanan maupun memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Tak hanya itu saja, dalam penanganan kasus hukum, dari hasil pantauan awak media bisa dibilang cukup bagus. proses penindakan hukum yang dilakukan oleh Polres Bolmong semua berjalan baik. mulai dari penindakan hukum Pertambangan Emas Ilegal, Kasus BBM, maupun kasus korupsi lainnya.
Diaera kepemimpinan AKP M.S. Mentu, lahirlah Tim Personel yang dinamakan “Resmob Raja Bogani”. yang sebelumnya tidak ada.
Adapun nama “RESMOB RAJA BOGANI” ini, diambil dari sejarah para Panglima Perang Bogani di Tanah Totabuan Bolaang Mongondow, konon dimasa itu tanah totabuan dijaga oleh para Bogani-Bogani atau orang-orang kuat dari gangguan kejahatan luar.(**)

